Gautam Adani Kembali Jadi Orang Terkaya Asia

Dalam perkembangan terbaru, Gautam Adani sekali lagi mengklaim posisi puncak sebagai individu terkaya di Asia, menurut indeks Bloomberg Billionaires yang terbaru pada Jumat (5/1). Ini menandai singkatnya penurunan Mukesh Ambani dari posisi yang diidamkan.

Seperti dilaporkan oleh CNBC.com, pendiri Adani Group berhasil menduduki puncak kembali, mengungguli Mukesh Ambani, Ketua Reliance Industries, dan tokoh terkemuka lainnya di India.

Kekayaan Adani kini melonjak menjadi US$97,6 miliar atau sekitar Rp1.516 triliun (dengan nilai tukar Rp15.538 per dolar AS), dengan Ambani yang mengikuti dengan US$97 miliar atau sekitar Rp1.507 triliun.

Perubahan keberuntungan ini menyusul tuduhan baru-baru ini oleh Hindenburg Research, yang menuduh Adani Group terlibat dalam manipulasi saham dan penipuan akuntansi selama beberapa dekade.

Dampaknya terasa terhadap kepercayaan investor, menyebabkan terkikisnya miliaran nilai pasar untuk perusahaan-perusahaan di bawah bendera Adani Group.

Baca juga: Pentingnya Uji Tahan Cuaca dalam Industri Tekstil

Pada Februari 2023, Adani mengalami setback dari posisinya sebagai individu terkaya Asia setelah harga saham beberapa perusahaannya anjlok sebesar US$74 miliar atau sekitar Rp1.110 triliun.

Laporan Hindenburg Research, yang menuduh perusahaan melakukan penjualan saham secara curang, menyebabkan kehilangan kekayaan yang signifikan bagi Adani.

Meskipun membantah keras tuduhan tersebut, sentimen negatif tetap berlanjut, terutama setelah tanggapan regulasi Australia yang menandakan akan meninjau temuan laporan tersebut.

Selama periode sulit ini, peringkat Forbes Adani turun dari orang terkaya ketiga di dunia menjadi peringkat ke-10 akibat penurunan nilai sahamnya.

Namun, bisnis Adani kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Adani Group yang terdiri dari 10 perusahaan publik, termasuk Adani Ports, mencatat peningkatan sebesar 2,8 persen pada sesi perdagangan Asia hari ini.

Baca juga: Lowongan CPNS 2024: Syarat dan Cara Daftar

Tinggalkan komentar